Bull
whip Effect
Bullwhip
effect (atau efek cambuk) adalah suatu keadaan yang terjadi dalam rantai suplai
dimana permintaan dari customer mengalami perubahan (distorsi). Perubahan
tersebut mengakibatkan serangkaian efek yang akan mengacaukan rantai suplai.
Perubahan
bisa melaliputi kualitas,pelayanan dan jumlah yang diminta .
Idealnya
suplai dari produsen ke customer
dan konsumen akan berjalan dengan lancar meskipun melalui beberapa tahapan.
Permasalahan
baru akan terjadi ketika, tahapan hasil penjualan suatu periode dijadikan
referensi untuk rencana produksi diwaktu yang akan datang.
Padahal
pada kenyataannya, permintaan dari customer terus berubah-ubah. Ketidakpastian
permintaan customer inilah yang menjadi penyebab utama bullwhip effect.
Akibat
yang akan terjadi adalah kesalahan dalam
memproduksi jumlah barang, ketika barang yang diproduksi jumlahnya berlebih,
maka yang akan terjadi adalah penumpukan barang. Setiap penumpukkan barang akan
mengakibatkan penambahan biaya penyimpanan (storage).
Cost
Advantage
Merupakan
keunggulan kompetitif terhadap pesaing melalui biaya produksi dan penjualan
yang dimiliki perusahaan lebih rendah dari pesaing tersebut. Biaya juga sangat
penting untuk strategi diferensiasi karena pembeda harus mempertahankan jarak
biaya dengan pesaing. Kecuali harga yang
ditetapkan dan dihasilkan melebihi biaya pembedaan .
Perilaku terhadap biaya juga memberikan
pengaruh yang kuat pada struktur industri secara keseluruhan.
perusahaan
memiliki kesulitan besar dalam menilai posisi biaya pesaing, langkah penting dilakukan
adalah menilai posisi biaya relatif mereka sendiri yang dikeluarkan . Mereka sering menguji
untuk perbandingan biaya paling ekonomis terhadap
pengaruh
tingkat tenaga kerja dan biaya bahan
baku.
Hubungan Cost Advantage + Bull Whip Effect
Perusahaan
yang bertujuan mencapai keunggulan kompetitif terhadap pesaing melalui biaya
produksi dan penjualan yang dimiliki perusahaan lebih rendah dari pesaing nya .
Mereka
sering menguji untuk total biaya yang di
keluarkan paling ekonomis dengan melakukan mengurangi penggunaan material yang
dipesan nya dalam produksi nya.
Menimbulkan , permintaan dari customer terus
berubah . Ketidakpastian permintaan
customer inilah yang menjadi salah satu penyebab utama bullwhip effect.
Akibat
yang akan terjadi adalah kesalahan dalam
memproduksi jumlah barang, ketika barang atau material yang diproduksi
jumlahnya berlebih karena penggurangan permintaan dari customer , maka yang
akan terjadi adalah penumpukan barang.
Setiap
penumpukkan barang akan mengakibatkan penambahan biaya penyimpanan (storage)
dan perawatan .
Sumber-Sumber
Michael
E Porter (1985). Competitive Advantage Creating And Sustaining Superior
Perfomance,With A New Introduction ., The Free Press Edition 1985, 86-89.
Bull
Whip Effect

Tidak ada komentar:
Posting Komentar