Powered By Blogger

Sabtu, 14 April 2018

TM 8 Sabtu 140418. Value Chain.


What
Value Chain sebagai dasar analisis untuk terciptanya nilai lebih dalam mengidentifikasi kegiatan utama dan pemilihan bantuan secara yang tepat yang akan menambah nilai terhadap output dari perusahaan, kemudian menganalisisnya untuk mengurangi biaya atau meningkatkan diferensiasi  perusahaan dengan melakukan  kegiatan strategis yang berarti relevan untuk memahami perilaku terhadap biaya dan sumber diferensiasi yang  ada dan potensial agar secara efektif dan efisien.
perusahaan memperoleh keuntungan kompetitif dengan melakukan kegiatan secara strategis agar lebih baik daripada pesaingnya.

Why


Pemasok memiliki rantai nilai (nilai hulu) yang membuat dan mengirim input yang dibeli yang digunakan dalam rantai perusahaan. Pemasok tidak hanya memberikan produk tetapi juga dapat mempengaruhi kinerja perusahaan dengan banyak cara lain. Selain itu, banyak produk melewati rantai nilai saluran (nilai saluran) dalam perjalanan ke pembeli. Saluran melakukan kegiatan tambahan yang memengaruhi pembeli, serta memengaruhi aktivitas perusahaan sendiri. Produk perusahaan akhirnya menjadi bagian dari rantai nilai pembeli. Dasar utama untuk diferensiasi adalah perusahaan dan peran produknya dalam rantai nilai pembeli, yang menentukan kebutuhan pembeli. Mendapatkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif tergantung pada pemahaman tidak hanya rantai nilai perusahaan tetapi bagaimana perusahaan cocok dalam sistem rantai nilai keseluruhan yang ditetap kan.



How
Perusahaan dapat mengeksploitasi seluruh potensi Sumber daya yang ada dan manfaat dari lingkup yang lebih luas secara internal dan external atau mungkin membentuk koalisi dengan perusahaan lain untuk melakukannya. Koalisi adalah aliansi jangka panjang dengan perusahaan lain yang tidak memiliki merger langsung, seperti usaha patungan, lisensi, dan perjanjian pemasok. Koalisi melibatkan koordinasi atau pembagian rantai nilai dari pekerjaan dengan mitra koalisi yang memperluas cakupan efektif jalur rantai atau  hubungan  perusahaan.

Kesimpulan


Setiap perusahaan harus dapat mengembangkan hubungan antar organisasi yang baik untuk menjaga kelancaran kegiatan akhir yaitu pemasaran dari output perusahaan.
Mitra strategis perusahaan antara lain :
Supplier / pemasok
Pemasok, untuk menjamin pasokan barang maka perusahaan harus dapat mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan. Komitmen dari masing-masing pihak sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan kerja sama antara perusahaan dengan pemasok.

Produsen
Produksi barang/jasa yang berkesinambungan merupakan jaminan bagi perusahaan untuk dapat memenuhi kebutuhan pelanggan.

Organisasi saluran distribusi
Saluran distribusi yang terorganisir dengan baik dapat memberikan keuntungan ganda baik bagi produsen maupun bagi anggota saluran distribusi itu sendiri. Bagi produsen kebijakan distribusinya tidak saling tumpang tindih dan dalam penetapan harga, dapat lebih efektif untuk mencapai harga yang stabil. Sedangkan bagi saluran distribusi sendiri dapat menguasai wilayah pemasaran yang telah ditetapkan.

Pelanggan
Hubungan perusahaan dengan pelanggan sangat perlu dibina dan dikembangkan karena dengan hubungan yang baik ,berarti jaminan bagi  perusahaan dalam memperoleh perghasilan yang menguntungkan dapat terjaga. 

Sumber-Sumber
Michael E Porter (1985). Competitive Advantage Creating And Sustaining Superior Perfomance,With A New Introduction ., The Free Press Edition 1985, 57-61.

Value Chain


Tidak ada komentar:

Posting Komentar