What
Value Chain sebagai dasar
analisis untuk terciptanya nilai lebih dalam mengidentifikasi kegiatan utama dan pemilihan bantuan
secara yang tepat yang akan menambah nilai terhadap output dari perusahaan,
kemudian menganalisisnya untuk mengurangi biaya atau meningkatkan diferensiasi perusahaan dengan melakukan kegiatan strategis yang berarti relevan untuk
memahami perilaku terhadap biaya dan sumber diferensiasi yang ada dan potensial agar secara efektif dan efisien.
perusahaan memperoleh keuntungan
kompetitif dengan melakukan kegiatan secara strategis agar lebih baik daripada
pesaingnya.
Why
Pemasok memiliki rantai nilai
(nilai hulu) yang membuat dan mengirim input yang dibeli yang digunakan dalam
rantai perusahaan. Pemasok tidak hanya memberikan produk tetapi juga dapat
mempengaruhi kinerja perusahaan dengan banyak cara lain. Selain itu, banyak
produk melewati rantai nilai saluran (nilai saluran) dalam perjalanan ke
pembeli. Saluran melakukan kegiatan tambahan yang memengaruhi pembeli, serta
memengaruhi aktivitas perusahaan sendiri. Produk perusahaan akhirnya menjadi
bagian dari rantai nilai pembeli. Dasar utama untuk diferensiasi adalah perusahaan
dan peran produknya dalam rantai nilai pembeli, yang menentukan kebutuhan
pembeli. Mendapatkan dan mempertahankan keunggulan kompetitif tergantung pada
pemahaman tidak hanya rantai nilai perusahaan tetapi bagaimana perusahaan cocok
dalam sistem rantai nilai keseluruhan yang ditetap kan.
How
Perusahaan dapat mengeksploitasi
seluruh potensi Sumber daya yang ada dan manfaat dari lingkup yang lebih luas
secara internal dan external atau mungkin membentuk koalisi dengan perusahaan
lain untuk melakukannya. Koalisi adalah aliansi jangka panjang dengan
perusahaan lain yang tidak memiliki merger langsung, seperti usaha patungan,
lisensi, dan perjanjian pemasok. Koalisi melibatkan koordinasi atau pembagian
rantai nilai dari pekerjaan dengan mitra koalisi yang memperluas cakupan
efektif jalur rantai atau hubungan perusahaan.
Kesimpulan
Setiap perusahaan harus dapat
mengembangkan hubungan antar organisasi yang baik untuk menjaga kelancaran
kegiatan akhir yaitu pemasaran dari output perusahaan.
Mitra strategis perusahaan antara
lain :
Supplier / pemasok
Pemasok, untuk menjamin pasokan
barang maka perusahaan harus dapat mengembangkan kerjasama yang saling menguntungkan. Komitmen dari
masing-masing pihak sangat diperlukan untuk mempertahankan hubungan kerja sama
antara perusahaan dengan pemasok.
Produsen
Produksi barang/jasa yang
berkesinambungan merupakan jaminan bagi perusahaan untuk dapat memenuhi
kebutuhan pelanggan.
Organisasi saluran distribusi
Saluran distribusi yang
terorganisir dengan baik dapat memberikan keuntungan ganda baik bagi produsen
maupun bagi anggota saluran distribusi itu sendiri. Bagi produsen kebijakan distribusinya tidak
saling tumpang tindih dan dalam penetapan harga, dapat lebih efektif untuk
mencapai harga yang stabil. Sedangkan bagi saluran distribusi sendiri dapat
menguasai wilayah pemasaran yang telah ditetapkan.
Pelanggan
Hubungan perusahaan dengan
pelanggan sangat perlu dibina dan dikembangkan karena dengan hubungan yang baik
,berarti jaminan bagi perusahaan dalam memperoleh perghasilan yang
menguntungkan dapat terjaga.
Sumber-Sumber
Michael E Porter (1985). Competitive
Advantage Creating And Sustaining Superior Perfomance,With A New Introduction .,
The Free Press Edition 1985, 57-61.
Value Chain

Tidak ada komentar:
Posting Komentar