Powered By Blogger

Sabtu, 24 Februari 2018

#TM2Sabtu240218 Fungsi Saluran Distribusi

Saluran distribusi adalah kegiatan pergerakan dalam  memindahkan barang dari produsen sampai kepada konsumen. ,Saluran distribusi mengatasi kesenjangan utama seperti dalam waktu, tempat, dan kepemilikan
Saluran distribusi memiliki fungsi penting bagi perusahaan, fungsi tersebut antara lain dijelaskan sebagai berikut (Lamb, 2001)
Fungsi Transaksi
Fungsi transaksi ialah fungsi yang meliputi bagaimana perusahaan menghubungkan dan mengkomunikasikan produknya dengan calon pelanggan. Fungsi ini membuat pelanggan merasa sadar terhadap produk yang ditawarkan ,serta menjelaskan kelebihan serta manfaat produk tersebut.
Fungsi Logistik
Fungsi logistik merupakan fungsi yang meliputi pengangkutan dan penyortiran barang termasuk sebagai tempat penyimpanan memelihara  dan melindungi barang. Fungsi ini penting agar barang yang diangkut tiba tepat waktu dan tidak rusak atau cepat busuk.
Fungsi Fasilitas
Fungsi fasilitas meliputi penelitian dan pembiayaan, penelitian yakni mengumpulkan informasi  tentang jumlah anggota saluran dan pelanggan lainnya. Pembiayaan ialah memastikan bahwa anggota saluran tersebut mempunyai uang yang cukup guna memudahkan aliran barang melalui saluran distribusi sampai ke tangan konsumen.

Tingkatan Dan Bentuk Saluran Distribusi
Saluran nol tingkat atau saluran pemasaran langsung “Zero Level Channel”, produsen menjual langsung kepada konsumen.
Saluran satu tingkat “one-level Channel” mempunyai satu perantara penjualan. Di dalam pasar konsumen perantara ini sekaligus merupakan pengecer “retailer” sedangkan pasar industry merupakan sebuah penyalur tunggal .
Saluran dua tingkat “Two-level Channel” mempunyai dua perantara penjualan, di dalam pasar konsumen mereka merupakan grosir atau pedagang besar “wholeseler” dan sekaligus pengecer “retailer”, sedang dalam pasar industri mereka mungkin merupakan sebuah penyalur tunggal dan penyalur industri.
Saluran tiga tingkat “Three-level Channel” mempunyai tiga perantara penjualan yaitu grosir pemborong “jobber” dan pengecer “retailer” seorang pemborong biasanya ada ditengah antara grosir dan pengecer.

Saluran Distribusi dan beberapa fungsinya .
a. Informasi (Information)
Yaitu mengumpulkan dan menyebarkan informasi riset pemasaran mengenai potensi dan kemampuan pasar, pesaing dan kekuatan-kekuatan lain(internal perusahaan dan eksternal perusahaan) dalam lingkungan distribusi.
b. Promosi (Promotion)
Yaitu mengembangkan dan menyebarkan komunikasi terhadap para konsumen. Dalam hal ini harus berani untuk membujuk atau mempengaruhi tentang produk yang akan ditawarkan. Saluran distribusi perlu memilih sarana promosi yang tepat untuk promosi agar produk yang ditawarkan kepada konsumen  seperti iklan Koran atau TV.
c. Kontak langsung
Yaitu menemukan atau berkomunikasi Langsung dengan pembeli.
d. Penyesuaian
Yaitu membentuk dan menyesuaikan tawaran dengan permintaan yang di inginkan pembeli, terhadap aktivitas seperti pembuatan, pemilahan, perakitan, dan pengemasan.
e. Negosiasi (Negotiation)
Yaitu usaha untuk membuat kesepakatan untuk mencapai persetujuan akhir tentang harga dan hal-hal lainnya yang berhubungan dengan perpindahan hak milik produk produsen kepada konsumen.
f. Pemesanan (Ordering)
Yaitu keputusan dari distribusi untuk memenuhi minatnya membeli produk atau jasa ke produsen.
g. Pembiayaan (Financing)
Yaitu pembayaran, permintaan, penyebaran dana untuk menutup biaya-biaya saluran distribusi tersebut baik melalui bank atau lembaga-lembaga keuangan lainnya.
h. Pengambilan Risiko (Risk Taking)
Yaitu perkiraan berapa besarnya resiko apakah ada peluang untuk mengatasi yang berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan dari saluran tersebut.
i. Kepemilikan Fisik (Physical Possession)
Yaitu milik dari penyimpanan dan pergerakan barang secara fisik dari produk sampai konsumen akhir.
j. Pembayaran (Payment)
Yaitu arus pembayaran kepada penjual atas jasa atau produk yang telah diserahkan.
k. Kepemilikan (Title)
Yaitu arus perpindahan kepemilikan dari suatu lembaga atau organisasi ke lembaga atau organisasi lainnya. , Perlu nya Saluran distribusi untuk membantu melengkapi transaksi.

Tujuan saluran Distribusi
tujuan saluran distribusi tentu berbeda dari satu perusahaan ke perusahaan lainnya, namun biasanya harus dipertimbangkan oleh perusahaan dalam proses pendistribusiannya untuk memastikan struktur saluran yang paling tepat digunakan.
Poin utama yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
Agar produk tersedia bagi konsumen pasar yang menjadi tujuannya.
Mungkin ini faktor yang paling penting di sini adalah memastikan produk diwakili dalam jenis gerai atau toko ritel yang tepat. Setelah mengidentifikasi pasar yang benar untuk barang, perusahaan harus memastikan bahwa saluran distribusi fisik yang tepat dipilih untuk mencapai tujuan ini.
Meningkatkan prospek penjualan. Hal ini dapat dicapai dengan berbagai cara.
Faktor yang paling tepat untuk setiap produk atau jenis toko ritel akan tercermin dalam pilihan saluran. Tujuan umumnya adalah untuk mendapatkan posisi dan tampilan yang bagus di toko, dan untuk mendapatkan dukungan aktif dari penjual ritel, jika perlu. Produk harus ‘’terlihat, mudah diakses dan ditampilkan dengan menarik’’. Pilihan saluran dipengaruhi oleh tujuan ini dalam beberapa cara,contoh
: Apakah pengirim mengatur barang dagangan di toko?.
Untuk mencapai kerjasama terkait dengan faktor distribusi yang relevan.
Faktor-faktor ini mungkin berasal dari sudut pandang pemasok atau penerima, dan termasuk ukuran pesanan minimum, jenis beban unit, karakteristik penanganan produk, alat penanganan material, akses pelanggan (misalnya ukuran kendaraan) dan kendala waktu pengiriman, dll.
Untuk mencapai tingkat layanan tertentu.
Sekali lagi, dari sudut pandang pemasok dan pelanggan, tingkat layanan yang ditentukan harus ditetapkan, diukur dan dipelihara. Pelanggan biasanya melihat ini sebagai kinerja yang krusial dan relatif dalam mencapai persyaratan tingkat layanan sering digunakan untuk membandingkan pemasok dan mungkin menjadi dasar keputusan pembelian selanjutnya.
Untuk meminimalkan biaya logistik dan total.
Jelas, biaya sangat penting, karena hal itu tercermin dalam harga akhir produk. Saluran yang dipilih akan mencerminkan biaya tertentu, dan biaya ini harus dinilai sehubungan dengan jenis produk yang ditawarkan dan tingkat layanan yang dibutuhkan.
Mendapatkan umpan balik informasi yang cepat dan akurat.
Seperti Aliran informasi relevan yang baik sangat penting untuk penyediaan dan pemeliharaan layanan distribusi yang efisien. Ini akan mencakup tren penjualan, tingkat persediaan, laporan kerusakan, tingkat layanan, pemantauan biaya, dll.

Sumber
Alan Rushton, Phil Croucher, Peter Baker (2010).The Hand Book Of Logistics And Distribution Management, 4TH  Edition 2010,55-56.
Fungsi saluran distribusi

Nama:Rezky Ivan
NIM:224415165





Tidak ada komentar:

Posting Komentar